Sumberberita.i-news-site | 18 Mei 2026
Lampung Timur — Video viral penangkapan seorang pria yang diduga membawa narkoba pada 05 Mei 2026 lalu di Dusun Sinar Dewa Timur, Desa Raja Basa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur,Dalam.vidio tersebut menyebutkan nama DONI. belum juga hilang dari ingatan masyarakat. Namun di tengah sorotan itu, keresahan warga justru disebut semakin menjadi-jadi.
Warga kini mengaku sangat geram dengan dugaan maraknya peredaran narkotika jenis inex yang disebut mulai menyasar kalangan remaja hingga anak di bawah umur. Situasi tersebut membuat sebagian masyarakat menilai wilayah mereka sedang berada dalam ancaman serius “racun senyap” yang perlahan merusak generasi muda.
Seorang tokoh masyarakat Dusun Subing Putra 2 berinisial SP mengaku prihatin melihat kondisi yang terjadi di lingkungannya.
“Kami sangat khawatir Beberapa hari lalu saya melihat anak-anak muda, bahkan ada yang masih di bawah umur, geleng-geleng kepala seperti diduga habis memakai inex. Kalau ini terus dibiarkan, masa depan anak-anak kami bisa hancur,” ujarnya.
SP meminta aparat penegak hukum tidak hanya sekadar memantau, tetapi benar-benar turun tangan membersihkan dugaan peredaran narkoba yang disebut makin berani bergerak di tengah masyarakat.
“Kami mohon aparat bertindak tegas. Jangan sampai kampung kami dicap sebagai tempat suburnya narkoba,” tambahnya.
Pengakuan lain datang dari seorang pemuda yang meminta identitasnya dirahasiakan. Melalui sambungan telepon seluler, ia mengaku pernah membeli inex bersama rekan-rekannya dari seseorang berinisial RS, yang disebut-sebut diduga terkait dengan pria berinisial D.
“Sekitar tiga hari lalu kami beli inex dari RS, harganya Rp400 ribu per butir,” ucapnya.
Pernyataan tersebut tentu masih memerlukan pendalaman dan pembuktian lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.
Di tengah keresahan yang terus berkembang, masyarakat berharap aparat segera bergerak cepat melakukan penyelidikan dan penindakan tegas tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terbukti terlibat dalam dugaan peredaran narkotika.
Warga menilai, jika persoalan ini terus dibiarkan, maka yang dipertaruhkan bukan hanya keamanan kampung, tetapi juga masa depan generasi muda yang perlahan bisa tenggelam oleh bahaya narkoba.














