banner 728x250
Daerah  

Lautan Manusia Padati Pasar Kangen PG Watutulis Prambon, Semut Geni Promosindo Sukses Hidupkan Nostalgia dan Dongkrak Ekonomi UMKM

SIDOARJO//sumberberita.i-news.site    Suasana penuh kehangatan, tawa kebersamaan, dan aroma nostalgia menyelimuti kawasan Pabrik Gula Watutulis Prambon dalam gelaran “Pasar Kangen” yang diprakarsai Semut Geni Promosindo. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Timur tumpah ruah memadati lokasi acara untuk menikmati hiburan rakyat bernuansa tempo dulu yang kini mulai sulit ditemukan di tengah kehidupan modern.

Gemerlap lampu malam yang menghiasi area pabrik gula, dentingan musik melayu yang menggema, aroma jajanan tradisional yang menggoda selera, hingga hiruk-pikuk wahana permainan anak menciptakan suasana yang begitu hidup dan membekas di hati para pengunjung. Tak sedikit warga yang mengaku seakan diajak kembali ke masa lalu, saat musim giling tebu menjadi momen paling dinanti masyarakat desa.

Di bawah komando CEO Semut Geni Promosindo, Rofik atau yang akrab disapa Ambon, Pasar Kangen berhasil menghadirkan kembali nuansa khas hiburan rakyat zaman dahulu. Tradisi “nayub” yang dulu identik dengan kemeriahan kawasan pabrik gula kembali terasa hidup di tengah lautan pengunjung yang terus berdatangan sejak sore hingga larut malam.

Anak-anak tampak ceria menikmati berbagai wahana permainan, sementara para orang tua larut dalam suasana nostalgia sambil berburu kuliner tradisional dan menikmati penampilan orkes melayu yang menghadirkan sederet artis ternama Jawa Timur. Di setiap sudut acara, terlihat wajah-wajah bahagia yang menikmati hangatnya suasana kebersamaan.

Tak hanya menjadi pusat hiburan rakyat, Pasar Kangen juga menjadi panggung kebangkitan ekonomi kerakyatan. Ratusan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Jawa Timur ikut meramaikan acara dengan menjajakan beragam produk unggulan mereka. Mulai dari makanan khas daerah, minuman tradisional, kerajinan tangan, pakaian, hingga aksesoris handmade hasil karya sendiri memenuhi area stand yang dipadati pembeli.

Ramainya pengunjung membawa berkah besar bagi para pedagang kecil. Banyak pelaku UMKM mengaku mengalami lonjakan omzet selama kegiatan berlangsung. Kehadiran Pasar Kangen dinilai mampu menjadi ruang nyata bagi masyarakat kecil untuk bangkit dan berkembang.

Dalam keterangannya kepada awak media Globalindo, CEO Semut Geni Promosindo Rofik mengatakan bahwa Pasar Kangen sengaja dihadirkan sebagai bentuk kerinduan masyarakat terhadap budaya kebersamaan yang dulu begitu kuat di lingkungan pabrik gula.

“Pasar Kangen ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga tentang kenangan dan kebersamaan. Dulu ketika musim giling dimulai, masyarakat berkumpul bersama menikmati hiburan rakyat, ada nayub, ada pedagang kecil mencari rezeki, dan suasananya sangat meriah. Kami ingin menghadirkan kembali suasana itu agar generasi sekarang juga bisa merasakan hangatnya kehidupan masyarakat zaman dahulu,” ujar Ambon.

Menurutnya, antusiasme masyarakat yang begitu luar biasa menjadi bukti bahwa hiburan berbasis budaya dan nostalgia masih memiliki tempat istimewa di hati warga Jawa Timur.

“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Banyak keluarga datang bersama anak-anak mereka untuk menikmati suasana Pasar Kangen. UMKM juga sangat terbantu karena dagangannya ramai. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan hiburan rakyat yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membawa manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” tambahnya.

Ambon juga mengungkapkan bahwa hari tersebut menjadi penutupan terakhir Pasar Kangen di kawasan PG Watutulis Prambon. Namun ia memastikan kemeriahan nostalgia belum berakhir, sebab Semut Geni Promosindo telah menyiapkan event baru dengan konsep yang lebih besar dan lebih meriah.

“Hari ini menjadi penutupan terakhir Pasar Kangen di PG Watutulis Prambon. Selanjutnya kami akan melanjutkan event di eks PG Tulangan mulai tanggal 19 Mei 2026 dengan tema baru yaitu ‘Nostalgia PG Tulangan’. Konsepnya lebih besar, lebih meriah, dan akan menghadirkan lebih banyak hiburan untuk masyarakat,” ungkapnya.

Dalam event mendatang, masyarakat akan disuguhkan berbagai hiburan menarik seperti kesenian jaranan dari Group New Asmara Jaya, penampilan Orkes Musik Newar bersama penyanyi Jawa Timur Intan Afifa, hingga aneka hiburan keluarga dan arena permainan anak-anak yang siap memeriahkan suasana.

“Kami ingin menghadirkan hiburan rakyat yang benar-benar bisa dinikmati semua kalangan. Anak-anak bisa bermain dengan bahagia, orang tua menikmati hiburan dan kuliner, sementara UMKM bisa berkembang dan meningkatkan penghasilan mereka. Semoga acara berikutnya nanti semakin membawa manfaat untuk masyarakat luas,” tuturnya.

Di sisi lain, salah satu pelaku UMKM asal Taman, Sri Suhartatik, mengaku sangat bersyukur dapat ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Produk aksesoris handmade miliknya ramai diminati pengunjung selama acara berlangsung.

“Acara seperti ini sangat membantu pedagang kecil seperti kami. Pengunjungnya ramai sekali dan banyak yang tertarik dengan produk buatan tangan yang kami jual. Selain meningkatkan penjualan, kami juga jadi lebih dikenal masyarakat. Saya berharap kegiatan seperti ini terus diadakan karena manfaatnya benar-benar dirasakan UMKM kecil,” ucapnya penuh haru.

Pasar Kangen di PG Watutulis Prambon akhirnya tidak hanya menjadi pesta hiburan rakyat semata, tetapi juga menjadi ruang bertemunya nostalgia, budaya, ekonomi kerakyatan, dan semangat kebersamaan masyarakat. Di tengah derasnya arus modernisasi, suasana sederhana penuh kehangatan seperti inilah yang justru paling dirindukan dan tetap hidup di hati masyarakat Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *