
SIDOARJO//sumberberita.i-news.site. Umat Kristiani di seluruh dunia pada Kamis, 14 Mei 2026 memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus, sebuah momen suci yang memiliki makna mendalam bagi kehidupan iman umat Nasrani. Perayaan ini menjadi pengingat akan kenaikan Tuhan Yesus ke surga setelah kebangkitan-Nya, sekaligus membawa pesan kasih, pengharapan, dan damai bagi seluruh umat manusia.
Hari besar keagamaan ini diperingati dengan penuh khidmat melalui ibadah di gereja-gereja, doa bersama, serta berbagai kegiatan sosial yang mencerminkan nilai kasih kepada sesama. Suasana damai dan penuh sukacita tampak dirasakan umat Kristiani yang datang bersama keluarga untuk mengikuti rangkaian ibadah Kenaikan Yesus Kristus.
Dalam ajaran Kristiani, Kenaikan Yesus Kristus terjadi 40 hari setelah Hari Raya Paskah. Peristiwa ini diyakini sebagai tanda kemenangan Yesus Kristus atas maut dan dosa, sekaligus menjadi janji akan kehidupan kekal bagi umat yang percaya kepada-Nya.
Tidak hanya menjadi perayaan keagamaan semata, momentum Kenaikan Yesus Kristus juga mengajarkan pentingnya menjaga persaudaraan, toleransi, serta memperkuat rasa kemanusiaan di tengah kehidupan masyarakat yang beragam. Nilai kasih dan pengampunan yang diajarkan Yesus Kristus menjadi inspirasi untuk terus hidup berdampingan dengan damai dan saling menghormati antarumat beragama.
Sejumlah tokoh agama turut mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Kenaikan Yesus Kristus sebagai refleksi diri agar semakin memperkuat iman, memperbanyak perbuatan baik, serta menjaga kerukunan dan persatuan bangsa.
Salah satunya datang dari Dr. Benjamin Kristianto yang turut menyampaikan ucapan selamat kepada umat Kristiani yang merayakan Hari Kenaikan Yesus Kristus tahun 2026.
Dalam pernyataannya, Dr. Benjamin Kristianto, M.Kes., MARS mengatakan bahwa peringatan Kenaikan Yesus Kristus hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat kasih, kepedulian, dan semangat persaudaraan di tengah kehidupan masyarakat.
“Selamat merayakan Hari Kenaikan Yesus Kristus 14 Mei 2026. Semoga damai kasih Tuhan senantiasa menyertai seluruh umat Kristiani dan membawa keberkahan, kesehatan, serta kedamaian bagi bangsa Indonesia. Mari kita terus menjaga persatuan, toleransi, dan saling mengasihi dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap momentum suci ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan dan menjaga harmoni antarumat beragama demi terciptanya kehidupan yang aman, damai, dan penuh kebersamaan.
Di berbagai daerah, pemerintah dan aparat keamanan juga turut memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman, nyaman, dan kondusif. Kehadiran aparat menjadi bentuk dukungan terhadap terciptanya toleransi dan kebebasan beribadah di Indonesia.
Peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus tahun 2026 diharapkan tidak hanya membawa sukacita bagi umat Kristiani, tetapi juga menjadi momentum mempererat persatuan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat kasih, pengharapan, dan kedamaian yang diwariskan Yesus Kristus diharapkan mampu menjadi cahaya bagi kehidupan bangsa yang rukun dan penuh toleransi.














